heart

heart

Sabtu, 30 Januari 2010

Different Heart's Hope


Waktu................

Waktu telah mempersatukan 2 hati dengan indahnya
Bgitu indah....berbuah Cinta
Tak tersadar mereka lupa dan terlena
Bahwa hati yang tulus itu Bebeda Rasa...
Sekian detik...
Sekian menit...
Sekian jam...
Sekian bulan...
Dan Sekian tahun..
Waktu berlalu...perih.....
Menahan 2 rasa yang berbeda...

Hati Ku berkata
Kanpa-knapa aku yang bgitu lemah selalu dikatakan bgitu keras!!!
Semua apa kata hatinya sudah aku turuti
Walaupun semua itu bertolak belakang dengan kemauan hatiku ini
Yahhhhhhhhh
Semua itu memang harus dilakukakan karena semua itu merupakan suatu kewajiban...
Dan itu juga bukan sekedar kewajiban semata tapi semua itu adalah tujuan setiap jiwa-jiwa yang lemah...
Yaitu....SURGA

Hati Dia berkata
Knapa-knapa semua perkataan ku selalu dibantah walaupun pada akhirnya dia khan turut juga apa kata hatiku
Tak pantas dia melakuakan itu....
Karena Aku adalah pemimpin..karena aku adalah Imam bagi dirinya
Dan itu bukan hanya untuk dirinya tapi juga berlaku bagi buah cintaku
Terkadang aku juga sadar bahwa apa yang dikatakanya benar...
Tapi....tetap Aku tidak akan mau dipersalahkan......
Karena Aku adalah Nakhoda dari Kapal yang aku jalani!!!!!

Dan cobaan itupun datang
Kapal...terombang-ambing
Kapal ini terjebak dalam suatu keadaan yang tidak bisa dihindari..
BADAI......
Badai ini tak henti-hentinya menghantam kapal tanpa ada rasa belas kasihan
Dan akhirnya si Nakhoda pun terjatuh......terluka.....
Bingung......
Apa yang harus aku lakukan demi keselamatan dan keutuhan kapal ini lagi...
Tak lama aku pun ikut terseret dalam keterpurukan.....aku juga terseret dalam luka

Seiring Badai.........
Tak tersadar Buah Cinta bangkit..
Yang satu mengambil kayuh kecil dengan tertatih dan tetap mengayuh...
Yang satu mencoba mengibarkan layar...dan berusaha tetap berkibar....

Tersentak aku tersadar...sekecil itu mereka punya semangat..
Terlintas apa yang merela lakukan tak setimpal dengan badai yang menerpa...
Tapi tak terbenak sedikitpun di hati mereka untuk menyerah
Mereka punya semangat besar...
Semangat dan terus semangat demi keutuhan kapal dan keselamatan jiwa-jiwa yang lemah...

Aku tidak pantas seperti ini
Hanya karena kependaman ku dengan si nakhoda yang terjatuh lemah,aku menelantarkan Buah Cinta yang terus berusaha menyelamatkan kapal ini...
Tersentak aku bangkit.........
Segera merangkul Buah Cinta ku dan menjalani kapal ini dengan tertatih........... terseok....
Badai.......mereda.....walaupun masih tersisa hujan dan guntur..
Tak terasa tubuhku dirangkul seseorang.....Sang Nakhoda
Merangkul dengan erat sambil menangis minta maaf...
"Untuk apa Maaf itu" hanya itu yang keluar dari bibir ku
Sebenarnya sang Nakhoda sudah tahu bahwa arah yang dia pilih akan terjebak badai yang besar...tapi karena kesombongan dan keangkuhannya ..dengan hatinya yang teguh memantapkan bahwa Kapal yang besar ini,Kapal yang Mewah ini tidak akan pernah terkalahkan oleh Badai apapun....
Dia mengambil jalan pintas ini hanya demi Aku,demi buah cintanya....
Dia Khilaf..............dan memohon ampun padaku dan buah cintanya....
Apa yang sebenarnya terjadi????
Nakhoda yang gagah perkasa...
menjadi selemah ini...
TIDAK......
Bagaimana juga Dia adalah Nakhoda ku
Bagaimana juga dia adalah Imam ku...
Aku langsung membalas rangkulannya...
"Minta Ampun pada yang Kuasa,jangan kepada ku
Semua ini Cobaan...
Yang Maha Kuasa selalu memberi cobaan untuk keutuhan iman qt...semua ini ujian naik pangkat.....naik pangkat keimanan kita...
Dan yang Maha Kuasa tidak akan memberi cobaan yang hambany sendiri tidak mampu untuk menghadapinya"

Kita bangkit
Kita bersatu
Agar bisa utuh keluar dari badai ini.....menuju hari yang cerah......tujuan yang satu...
Seiring, sejalan....terlihat jua setitik sinar...
Yah..............
Sinar mentari,yang sangat dibutuhkan oleh lelahnya jiwa-jiwa yang lemah ini.....

Hati Ku berkata lagi
Mampukan Aku mendampinginya untuk selamanya...
Mampukan Aku mengerti akan perbedaan rasa itu...
Walaupun dengan jujur aku katakan....
Hati ku terlanjur SAKIT!!!

Kalau aku tidak bisa menerimanya..
Berarti aku sama Arogannya seperti dia...
sama angkuhnya seperti dia...
TIDAK....
Aku masih manusia dengan segala kekurangan ku
Dan Dia....
Dia tetaplah SURGA ku

Hati Dia berkata
Seharusnya aku bersyukur selama ini
Aku bisa sekuat ini karena ketegarannya...
Tapi aku telah buta...
Semua masa silam itu aku lakukan tidak lain dan tidak bukan hanya sekedar menutupi kelemahan ku,kekurangan ku dimatanya...
Buat apa semuaitu....kalau seluruh"kehidupan"ku menderita...
Semua cara itu harus aku rubah..
Harus...
Karena dimata ku dia mendekati Sempurna...dalam menghadapi semua hal...
Kata maaf mungkin dia sudah bosan...
sekarang dia hanya butuh bukti...
iyah... bukti dialah CINTA ku seutuhnya...

Saat ini Hati Yang Berbeda hanya bisa berdo'a mengharap KeridhoanNya..
Agar bisa mencapai satu tujuan...
Kebahagiaan dunia dan akhirat...
Amin...ya RabbilAlamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar